DPKP Brebes Kab

Brebes Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021

BREBES DPKP – Kabupaten Brebes raih juara 2 penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 kategori Peningkatan Produksi Padi 2019-2020 Tinggi, Minggu (12/9/2021) rombongan Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE, MH didampingi Ka.DPKP Ir.Yulia Hendrawati, M.Si dan Sekretaris DPKP ke Jakarta. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Brebes mendapat undangan untuk menghadiri penghargaan Abdi Bakti Tani di Istana Wakil Kepresidenan RI pada Senin (13/9).

Penghargaan diberikan karena Kabupaten Brebes masuk dalam kategori kabupaten dengan peningkatan produksi padi tertinggi pada tahun 2019 – 2020. Anugerah Abdi Bakti Tani 2021 dari Kementerian Pertanian diserahkan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Merdeka Selatan Nomor 13 Jakarta Pusat. “Alhamdulillah Brebes mendapatkan penghargaan pertanian. Namun sebenarnya, ini penghargaan buat masyarakat Brebes khususnya para petani yang terus gigih memproduksi hasil pertanian, kendati dicekam pandemi,” ungkap Hj.Idza Priyanti,SE,MH.

Bupati Brebes berharap, kegigihan tak luntur termasuk minat generasi muda Brebes untuk menggeluti bidang pertanian. Petani milenial dan telah menggunakan teknologi pertanian sehingga tidak sepenuhnya menggunakan tenaga manusia. Pertanian di Brebes alih teknologi, alat-alat mesin pertanian sudah banyak dikuasai oleh petani-petani muda.

Dalam sambutannya Wapres sangat senang dengan dunia pertanian karena mampu menyerap tenaga kerja paling banyak, untuk itu, Kiai Ma’ruf berpesan kepada seluruh Kepala Daerah untuk berpihak kepada dunia pertanian, karena dia melihat peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi PR bagi pemerintah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi menjelaskan, penghargaan kepada Bupati Brebes merupakan apresiasi pemerintah pusat atas kinerja Pemkab Brebes.

Dipaparkan Yulia, produksi Padi di Kabupaten Brebes sangat menarik karena meningkat signifikan dari tahun ke tahun. Tercatat, adanya peningkatan produksi Gabah Kering Giling (GKG) Tahun 2019 sebanyak 557.823 ton per tahun dengan konsumsi 177.830 ton pertahun. Untuk tahun 2020 produksi GKG sebanyak 569.517 ton pertahun dan konsumsi 173.557 ton pertahun. Sedangkan tahun 2021 diprediksi produksi GKB bisa meningkat lagi menjadi 571.677 ton pertahun dengan konsumsi 174.939 ton pertahun.
“Gabah yang dihasilkan para petani Brebes, dikonsumsi masyarakat Brebes hanya 30 persen saja, sedangkan yang 70 persen dikonsumsi masyarakat di luar Kabupaten Brebes,” ungkap Yulia.

Produk unggulan lainnya di Brebes berupa Bawang Merah dengan produksi di tahun 2019 sebanyak 308.858,60 ton pertahun dengan konsumsi 5.065,47 ton per tahun. Ditahun 2020 produksi Bawang Merah sebanyak 401.615,50 ton pertahun dengan konsumsi sebesar 5.540,53 ton pertahun.
Kemudian untuk Cabai Merah, produksi tahun 2019 sebanyak 20.146,90 ton pertahun dengan konsumsi 5.414,62 ton pertahun. Untuk tahun 2020, produksi Cabai Merah sebesar 27.358,20 ton pertahun dengan konsumsi 5.922,4 ton pertahun.

Untuk peningkatan produktivitas produk hasil-hasil pertania, masih kata Yulia, DPKP yang dipimpinnya melakukan berbagai inovasi diantaranya melakukan gerakan sergap mandiri, bela beli Cabai ASN, beras ASN, modernisasi alat dan peningkatan indek pertanaman 400 (IP 400). Untuk IP400 total tanaman padi yang digarap seluas 302 hektar di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Kersana, Ketanggungan, Banjarharjo, Tonjong dan Paguyangan.

Upaya pengendalian hama penyakit antara lain dengan menerapkan Rubuha atau rumah burung hantu, membuat pestisida alami yang ramah lingkungan dengan bahan dasar sisa tanaman baik buah maupun daun.

“Kami juga memasang CCTV pemantauan budidaya Padi di Desa Kradenan, Kersana,” pungkasnya.
(EL)

Scroll to Top